PERAN PEREMPUAN SEBAGAI MEDIATOR
Sumber daya manusia adalah kekuatan, kemampuan, keterampilan, semangat kerja, dan pengalaman kerja yang ada pada setiap orang. Banyak pakar manajemen sumber daya manusia telah mengulas teori dan konsep yang mendukung SDM. tetapi sesungguhnya keberhasilan SDM terletak pada pundak perempuan.
Adakalanya orang memberi tempat bagi perempuan di belakang seperti yang terjadi di Mesjid dan perempuan tidak dapat berbaur dengan lelaki katanya haram di muka umum. ada juga perempuan yang terpaksa menjual diri demi sekepeng uang untuk memotivasi diri dan masih banyak perempuan yang terzolimi di dalam dunia ini.
Perempuan dan laki-laki berbeda hanya pada identitas Ilahi dan karena perempuan terbentuk dari Tulang Rusuk Laki-laki maka perempuan untuk menjadi pelengkap dari hidup laki-laki tetapi sejak ada manusia di muka bumi ini perempuan terus berjuang untuk menjadi laki-laki. Margareth Teacher, Indira Gandi, RA Kartini, Christina Martatiahahu dan sederet nama perempuan yang menjadi pilar kekuatan negara membuktikan bahwa perempuan adalah insan ilahi yang kokoh dan mampu melaksanakan pekerjaan Tuhan Yang Maha Kuasa
Perempuan sebagai mesin yang siang dan malam bekerja menyediakan masakan dan memotivasi suami dan anak untuk bangki menyambut hari esok.Perempuan juga yang dapat menghancurkan dunia laki-laki bahkan dan dengan mudah mendamaikan dunia.
Siapa sebenarnya perempuan dimana posisinya sebagai wanita atau gadis atau sebutan lainnya. Di dunia ini perempuan adalah mesin sehingga dalam kata khiasan "SURGA BERADA DIBAWAH KAKI IBU" ini pernyataan singkat dan konyol. tetapi bukti menyatakan benar.
Mari kita simak beberapa pakar terdahulu seperti Galileo, Aris Toteles, Einsten, James Watts. Marcopolo dam nama-nama lainnya hingga pada Napoleo dan Hercules semua ini manusia perkasa tetapi ditakhluk oleh perempuan.
Setiap lelaki akan kehilangan arah jalan menuju rumahnya apabila dia sudah disambar oleh senyuman perempuan dan terus terhipnotis hingga tidak dapat berbuat banyak bahkan matipun tidak dapat diperkirakan karena racun yang paling berbahaya adalah sayuman perempuan.
Sehubungan dengan itu jadikan perempuan sebagai mesin adalah suatu sikap yang terpuji untuk menopang rumah tangga dan persaudaraan agar tulang-tulang rusuk kita sebagai laki-laki kembali menyatu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar